HIGROSKOPISITAS PUPUK PDF

Indeks garam 1. Kadar Unsur Pupuk Banyaknya unsur hara yang dikandung oleh sutatu pupuk merupakan faktor penentu utama untuk menilai pupuk tersebut, karena jumlah unsur hara menentukan kemampuannya untuk menaikkan kandungan hara tanah. Kelarutan pupuk Kelarutan pupuk menyatakan mudah tidaknya suatu pupuk larut dalam air, dan diserap akar tanaman. Sifat kelarutan pupuk perlu diketahui dalam hal: Penentuan atau pemilihan metode cara pemupukan Waktu pemupukan Penggunaan pupuk dan untuk jenis tanaman apa. Misalnya pupuk yang bersifat mudah larut dapat diaplikasikan pada saat tanam atau setelah tanaman tumbuh, dan pupuk ini sesuai untuk jenis tanaman semusim. Pupuk yang tidak mudah larut dapat disebar dilapang pada waktu sebelum tanam dan sesuai untuk tanaman tahunan.

Author:Sagis Jujind
Country:Egypt
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):17 September 2007
Pages:140
PDF File Size:13.74 Mb
ePub File Size:14.52 Mb
ISBN:645-2-55606-199-3
Downloads:65744
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Daijin



Tanah merupakan tempat pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Hal ini berarti segala macam tanaman akan menyerap dan memanfaatkan berbagai unsur hara yang terkandung dalam tanah dan lingkungannya untuk pertumbuhan dan perkembangannya sendiri agar dapat berproduksi maksimal dan produk-produknya dapat dimanfaatkan manusia. Salah satu usaha pemeliharaan tanah ialah dengan cara pemupukan.

Pupuk merupakan kunci dari kesuburan tanah, karena berisi salah satu atau lebih unsur hara yang digunakan untuk menggantikan unsur yang telah habis karena terserap tanaman. Jika salah satu atau beberapa zat makanan unsur hara tidak berada dalam jumlah yang cukup, pertumbuhannya menjadi tidak normal dan produktivitasnya tidak optimal.

Pupuk merupakan salah satu komponen penting untuk meningkatkan produktivitas. Penggunaan pupuk kimia anorganik merupakan salah satu pemicu terjadinya revolusi hijau bidang pertanian di dunia.

Namun tanpa disadari, penggunaan pupuk kimia secara terus menerus terbukti sangat merugikan. Pemakaian pupuk kimia dalam jangka waktu lama dapat merusak sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sehingga kemampuan tanah untuk mendukung ketersediaan air, hara, dan kehidupan mikroorganisme menurun.

Keadaan di atas sebenarnya tidak akan terjadi jika tanah mendapatkan perlakuan baik. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pupuk yang aman bagi tanaman dan tanah. Sebagai contoh dengan menggunakan jenis pupuk organik. Pemanfaatan produk organik semakin meningkat. Oleh karena itu pemakaian pupuk organik, termasuk pupuk organik cair, semakin digemari masyarakat.

Penggolongan pupuk tidak hanya didasarkan pada sumber bahan yang digunakan seperti pupuk organik dan pupuk anorganik, tetapi juga dapat digolongkan berdasarkan cara aplikasi, bentuk, dan kandungan unsur haranya. Berdasarkan cara aplikasinya, pupuk dibedakan menjadi pupuk daun dan pupuk akar. Berdasarkan bentuknya, ada pupuk cair dan padat. Sedangkan berdasarkan kandungan unsur haranya terdapat pupuk tunggal dan pupuk majemuk.

Pupuk merupakan kunci dari kesuburan tanah karena berisi satu atau lebih unsur untuk menggantikan unsur yang habis terhisap tanaman. Jadi, memupuk berarti menambah unsur hara ke dalam tanah pupuk akar dan tanaman pupuk daun. Pupuk akar merupakan macam pupuk yang diberikan ke tanaman melalui akar. Tujuannya agar tanah terisi dengan hara yang dibutuhkan tanaman dan dapat tumbuh subur sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal.

Pupuk daun termasuk pupuk anorganik yang cara pemberiannya melalui penyemprotan ke daun Pinus Lingga, Marsono Berdasarkan kandungan unsur haranya, pupuk digolongkan menjadi pupuk majemuk dan pupuk tunggal. Pupuk majemuk merupakan pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara, demikian disebut pupuk campuran atau majemuk Gaeswono, Soepardi Pupuk tunggal adalah pupuk yang tersusun atas senyawa-senyawa anorganik dengan kandungan unsur hara utamanya hara makro satu macam, misalnya nitrogen N , fosfor P , dan kalium K.

Berdasarkan jumlah unsur hara, terdapat 2 macam pupuk. Yaitu: 1. Pupuk tunggal. Yaitu pupuk yang mengandung 2 atau lebih unsur hara tanaman. Misalnya: NPK dll. Menurut Sutejo , pupuk NPK disebut sebagai pupuk majemuk lengkap atau complete fertilizer. Salah satu pupuk kimia yang beredar lebih banyak di pasar adalah pupuk pabrik. Pupuk kimia buatan tersebut dibuat dari bahan kimia dasar yang dibuat dalam pabrik, sehingga sifat dan karakter pupuk tersebut dapat diketahui dari hasil anlisis yang tercantum dalam setiap kemasannya Marsono dan Paulus Sigit, Pupuk pabrik sukar diperoleh para petani karena harganya yang tinggi.

Oleh karena itu untuk menghemat waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan, petani dapat mencampur beberapa jenis pupuk. Pencampuran pupuk tersebut harus dilakukan dengan hati-hati karena beberapa pupuk akan menjadi rusak jika dicampur atau tidak dapat disimpan lama setelah pencampuran.

Pencampuran pupuk yang baik dilakukan berdasarkan hasil analisis sesuai dengan kebutuhan kandungan unsur hara N, P, dan K yang dibutuhkan tanaman Sutejo, Hal ini merupakan penghematan waktu, tenaga dan biaya. Dengan sekali pemberian pupuk, kita sudah dapat memasok 2 atau lebih hara yang dibutuhkan oleh tanaman.

Pembuatan pupuk campur dengan suatu grade tertentu, biasanya jumlah pupuk yang dicampurkan tidak sesuai dengan pupuk campur yang diinginkan.

Untuk itu, perlu bahan tambahan yang disebut pengisi filler. Bahan pengisi atau filler yang digunakan pada praktikum kali ini yaitu abu. Sebenarnya, selain abu juga dapat menggunakan pasir, serbuk gergaji, sekam padi atau kapur.

Tujuannya agar ratio kevtilizer dapat sesuai dengan keinginan serta agar mudah disebar secara merata.

Tidak semua pupuk dapat di campur, karena ada pula beberapa pupuk yang apabila di campur dapat menimbulkan kerugian, diantaranya sebagai berikut : 1.

Campuran kehilangan kendungan haranya N menguap sebagai NH3 3. Terbentuk senyawa baru, sehingga hara menjadi tidak tersedia bagi tanaman. Pada aplikasi penggunaan perbandingan pupuk campur dapat digunakan untuk brbagai tanaman. Misalnya buncis. Hal ini merupakan perbandingan yang paling sesuai pada budidaya tanaman buncis dan bertujuan untuk dapat menghasilkan produksi yang optimal. Caranya adalah pengolahan tanah cukup dicangkul atau dibajak, kemudian dibuat bedengan kasar dengan lebar cm dan panjang nya disesuaikan dengan lahan.

Benih dapat langsung ditanam dengan menggunakan benih perlubang tanaman dengan jarak tanam 50 cm x 40 cm. Bersamaan dengan pemupukan yang terdiri dari ZA, SP36 dan KCl dengan perbandingan sebanyak 5 gram, tanah ditugal didekat batang tanaman nya kemudian pupuk di sebar dan ditutup tanah dengan cara menaikkan tanah diantara dua bedengan.

Contoh lainnya untuk aplikasi penggunaan pupuk campuran ialah tanaman petsai Brassica chinensis L. Petsai banyak ditanam pada daerah pegunungan, yang dataran nya dapat lebih dari m dari permukaan laut.

Sisa tanaman dikumpulkan lalu dikubur dan tanah di cangkul sampai gembur. Kemudian dibuat lubang-lubang tanam dengan jarak tanam 40 cm — 50 cm antar barisan. Untuk tanaman tebu kebutuhan harany6a dipenuhi dengan memberikan pupuk anorganik kimia yang diberikan ke dalam tanah. Namun secara umum pupuk hanya dibagi dalam dua kelompok berdasarkan asalnya, yaitu : 1.

Pupuk organik seperti pupuk kandang kompos, humus, dan pupuk hijau Pinus Lingga, Marsono, Pupuk anorganik adalah pupuk yang berasal dari bahan mineral yang telah diubah melalui proses produksi sehingga menjadi senyawa kimia yang mudah diserap tanaman. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari makhluk hidup yang telah mati, seperti sisa tumbuhan, kotoran hewan, daun yang berjatuhan, limbah rumah tangga, dan sebagainya Ayub S Parnata, Fungsi utama pupuk adalah menyediakan atau menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman Ayub S Pranata, sehingga paling tidak ada 14 unsur hara esensial yang diperoleh tanaman dari tanah Goeswono Soepardi, Pupuk adalah setiap bahan yang diberikan ke dalam tanah atau lahan yang disemprotkan atau disebar atau ditugal dengan tujuan : a.

Dapat mengatur berbagai sifat tanah. Sebagai penyangga persediaan unsur-unsur hara bagi tanaman. Memperbaiki struktur tanah. Berdasarkan kandungan unsur haranya, pupuk dibagi menjadi pupuk tunggal single fertilizer dan pupuk majemuk compound fertilizer. Pupuk tunggal yaitu pupuk yang mengandung satu macam unsur hara, sedangkan pupuk majemuk yaitu pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara. Pupuk alam merupakan pupuk yang tidak dibuat di pabrik serta dicirikan dengan kelarutan unsur haranya yang rendah di dalam tanah.

Biasanya penggunaan pupuk ini ditujukan untuk memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah. Meskipun unsur hara rendah akan tetapi bila sifat fisik telah diperbaiki maka sifat kimianya dapat berubah.

Kelarutan menunjukkan mudah tidaknya pupuk larut dalam air. Hal ini juga berarti mudah tidaknya unsur yang dikandung dalam pupuk diserap oleh tanaman.

Kelarutan juga menunjukkan cepat atau lambatnya pupuk yang hilang karena tercuci. Kelarutan penting, sebab selalu diserap tanaman dalam bentuk ion-ion. Semakin tinggi kelarutan suatu pupuk, maka semakin mudah pula pupuk tersebut diserap oleh tanaman. Pupuk yang mengandung N dan K mudah sekali larut dalam air. Pengukuran tingkat higroskopisitas terhadap lima macam pupuk pupuk urea, KCl, SP20, organik buto ijo, dan ijo dilakukan dengan cara mengambil satu sendok pupuk dan dimasukkan dalam cawan petridis yang telah dialasi dengan kertas HVS.

Pupuk tersebut disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar. Higroskopisitas adalah kemampuan pupuk dalam menyerap air yang ada dalam udara. Pupuk dengan higroskopisitas yang kurang baik perlu penyimpanan yang baik karena mudah menjadi basah atau mencair bila tidak tertutup.

Untuk mengurangi tingkat higroskopisitas, pupuk dibuat dalam butiran-butiran sehingga luas permukaan pupuk menjadi berkurang. Sebaliknya jika pupuk disimpan pada tempat atau lingkungan kering, maka pupuk akan menjadi bongkah yang keras Heru Priantoro, Pupuk dapat bereaksi fisiologis masam, netral, atau alkalis.

Pupuk yang bersifat masam dapat menurunkan pH tanah yang akan menyebabkan tanah menjadi lebih masam. Sedangkan pupuk yang bersifat alkalis dapat menaikkan pH tanah sehingga tanah bersifat lebih basa.

Ilmu Kesuburan Tanah. Bachtiar Rifai dan Soeroto Sosroedirdjo. Ilmu Memupuk. Gaeswono, Soepardi. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana: Bandung. Kesuburan Tanah. Diakses tanggal 22 April Lingga, Pinus. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya : Jakarta.

ENEAGRAMA RISO PDF

BAHAN ISOLASI.pdf

Tanah merupakan tempat pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Hal ini berarti segala macam tanaman akan menyerap dan memanfaatkan berbagai unsur hara yang terkandung dalam tanah dan lingkungannya untuk pertumbuhan dan perkembangannya sendiri agar dapat berproduksi maksimal dan produk-produknya dapat dimanfaatkan manusia. Salah satu usaha pemeliharaan tanah ialah dengan cara pemupukan. Pupuk merupakan kunci dari kesuburan tanah, karena berisi salah satu atau lebih unsur hara yang digunakan untuk menggantikan unsur yang telah habis karena terserap tanaman. Jika salah satu atau beberapa zat makanan unsur hara tidak berada dalam jumlah yang cukup, pertumbuhannya menjadi tidak normal dan produktivitasnya tidak optimal. Pupuk merupakan salah satu komponen penting untuk meningkatkan produktivitas. Penggunaan pupuk kimia anorganik merupakan salah satu pemicu terjadinya revolusi hijau bidang pertanian di dunia.

GLADOVANJE GENADIJ PETROVI MALAHOV PDF

Sifat Umum Pupuk Buatan yang Harus Kita Ketahui

Pupuk Anorganik ini dikenal sebagai pupuk buatan. Untuk mengenal pupuk jenis ini, sebaiknya kita mengenal beberapa karakteristik yang melingkupinya, antara lain : 1. Kandungan Unsur Hara atau Analisis Pupuk Kadar unsur hara tertentu yang dikandung pupuk jenis ini disebut dengan analisis pupuk. Untuk kadar unsur hara makro dinyatakan dalam satuan persen, sedang kadar unsur hara mikro nyatakan dalam satuan ppm part per milion atau persejuta.

BOSCH GKF 1500 PDF

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3

Pembumbunan dan Pengairan Setelah bibit berumur hari bibit dapat dipindah tanamkan.. Pembumbunan adalah proses Sebelum penanaman bibit perlu yang dilakukan agar tanah tetap dipangkas agar tidak terjadi gembur, sebagai persiapan stagnasi. Karena bila dipetik tepat masak Pengendalian Hama dan dan masak sekali, kualitas daun Penyakit setelah pengeringan justru Pengendalian Hama Terpadu terutama aromanya dilaksanakan sesuai kondisi tanaman yang ada dengan Untuk golongan tembakau memprioritaskan penggunaan cerutu, pemungutan daun yang Bio Pestisida dengan baik adalah pada tingkat pengawasan secara berkala, kemasakan tepat masak atau terhadap residu pestisida baik hampir masak. Pemetikan pada tingkatan ini akan menghasilkan krosok yang Adapaun penggunaan pestisida berwarna keabu-abuan vaal dan bahan kimia bisa digunakan dan elastis.

2SC5144 DATASHEET PDF

Zolocage Perhatikan agar tidak terjadi tegangan pada salah satu kabel dan tidak ada salah satu foo yang terlepas. Tak tampak batu,penebalan dinding,massa. I look forward to fresh updates and will share this blog with my Facebook group. Sometimes you win, sometimes you may know to buy. Perawat harus selalu mendampingi guna membantu radigrafer, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ETT lepas, dll.

Related Articles